Jumat, 28 Januari 2011

DAERAH PENGHASIL PERHIASN EMAS


Inca biasanya di eja dengan inka dan dikenal juga dengan nama Tiwantinsuya. Sebagai salah satu peradaban kuno yang hadir di muka bumi ribuan tahun yang lalu, peradaban inca tentu juga mengalami perkembangan.

Sama seperti peradaban kuno lainnya, informasi asli tentang inca tidak begitu diketahui. Rekaman sejarah mereka, begitu juga dengan suku bangsa lainnya yg berkembang di dunia ini terekam melalui tradisi oral dari mulut ke mulut, batu, barang pecah belah dari tanah, perhiasan emas , perak dan permadani yang masih ada di masyarakat.
Peradaban inca bangsa Peru mengandung pesona mistis dan sangat menarik bagi dunia barat. 400 tahun yang lalu, kekayaan yang menakjubkan berupa emas dan perak peninggalan bangsa ini ditemukan dan kemudian secara sistematis dijarah dan dirampas oleh penjajah spanyol.

Barang-barang rampasan yang mereka (spanyol) bawa pulang berhasil mengubah keseluruhan system ekonomi eropa. Dan dengan penuh kesadaran, mereka meninggalkan sebuah peradaban maju dalam keadaan compang-camping.

Tidak ada yang tahu dari mana bangsa inca datang, rekaman sejarah yang ada di batu-batu menjadi pegangan para archeologist selama berabad-abad untuk memecahkan misteri ini.

Imperium inca berkuasa dalam masa yang sangat singkat. Sekitar 100 tahun. Semenjak 1438 AD, ketika raja inca Pachacuti dan pasukannya memulai penaklukan daerah yang mengelilingi pusat inca di Cuzco sampai kedatangan bangsa spanyol pada 1532.

Pada 1438 bangsa inca sudah mulai keluar dari pusat pemerintahannya di Cuzco untuk menaklukkan daerah lainnya. Selama 50 tahun mereka berhasil menguasai daerah yang sekarang dikenal dengan Peru, Bolivia, Argentina Utara, Chile dan Ekuador.

Dengan daerah seluas ini, Bangsa Inca mendirikan sebuah Negara yang memungkinkan pemimpin suku dan beberapa bangsawan menjadi raja dan pemimpin. Kebanyakan catatan menunjukkkan ada 13 kaisar yang memimpin bangsa Inca . kaisar-kaisar ini di kenal dengan gelar yang berbeda-beda termasuk “Sapa Inca”, “Capac Apu”, “Intip Cori”. Seringkali kaisar ini disebut dengan The Inca.

Tujuh orang kaisar yang pertama melegenda, bersifat lokal dan dianggap kurang penting. Selama masa ini, bangsa Inca adalah suku yang kecil , satu dari sekian banyak suku yang ada, yang daerah kekuasaannya sangat kecil tidak sampai bermil dari pusat kotanya Cuzro.

Mereka adalah para prajurit yang seringkali berperang dengan suku-suku lain yang berdekatan dengan mereka. Ritual pengorbanan adalah hal yang biasa. Suatu bukti yang berhasil ditemukan oleh para archeologist baru-baru ini.

Cusco adalah pusat dari imperium Inca. Dengan kemajuan dibidang teknik hidrolik, teknik dibidang pertanian, arsitektur yang menakjubkan , tekstil, keramik dan kerajinan dari besi mereka.
Penaklukan yang luar biasa mulai terjadi pada masa anaknya Viracocha yaitu Pachachuti yang merupakan salah satu penakluk yang luar biasa, dan dianggap sebagai legenda dalam sejarah bangsa Amerika. Dengan pencapaiannya pada tahun 1438 AD, sejarah Inca dimulai. Hampir semua penulis sejarah setuju dengan hal ini.

Pachacuti dikenal sebagai orang yang paling hebat yang pernah lahir dari suku asli Amerika. Dia dan Anaknya Topa Inca adalah penguasa yang sangat hebat yang berhasil menaklukkan banyak daerah dan membangun kerajaan mereka sendiri.
Pachacuti adalah seorang Civic Planner yang sangat hebat. Tradisi yang ada menganggap dialah yang merancang kota Cuzco, begitu juga dengan pembangunan bangunan-bangunan batu yang sampai saat ini bisa kita kunjungi di Cuzco.

Suku yang berdiam di sekitar danau Titicaca yang menggunakan bahasa Aymara yaitu Colla dan Lupaca merupakan suku yang pertama ditaklukkan oleh bangsa Inca. Kemudian baru suku Chanca di bagian barat. Kemudian setelah itu, penaklukan berjalan lambat karena suku-suku yang tinggal di daerah utara memberikan perlawanan yang keras.

Daerah utara yang berhasil ditaklukkan adalah Quito,Equador termasuk juga kerajaan yang berperadaban dan kuat yaitu kerajaan Chim di daerah pantai bagian utara.
Topa Inca kemudian mengambil alih kekuasaan ayahnya dan kemudian mulai menaklukkan daerah bagian selatan, menaklukkan seluruh bagian selatan Chile sampai ke sungai Maure.

Kemudian anaknya Huayna Capac melanjutkan penaklukan ke daerah Ekuador sampai ke sungai Ancasmayo yang sekarang merupakan batas antara Ekuador dan Colombia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar